Polsek Meliau Tertibkan Aktivitas PETI di Sungai Boyan, Satu Set Peralatan Diamankan

Polsek Meliau Tertibkan Aktivitas PETI di Sungai Boyan, Satu Set Peralatan Diamankan
Spread the love

Sanggau, Kalbar – Aksarapost.co.id,Jajaran Polsek Meliau Polres Sanggau kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih ditemukan di sepanjang aliran Sungai Boyan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan penertiban dipimpin langsung Kapolsek Meliau IPTU Supar bersama sejumlah personel. Kegiatan berlangsung mulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.45 WIB dengan menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya aktivitas PETI.

Dalam kegiatan tersebut, personel terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap kondisi air Sungai Boyan di wilayah Desa Kuala Rosan. Dari hasil pengecekan, kondisi air sungai diketahui masih dalam keadaan keruh.

Selanjutnya, personel Polsek Meliau melaksanakan patroli di wilayah Dusun Batu Laut dan Dusun Riam Sembilo, Desa Kuala Rosan. Namun, penertiban di salah satu lokasi tersebut tidak dapat dilaksanakan karena terdapat warga yang sedang berduka.

Kapolsek Meliau memilih menghormati adat dan tradisi masyarakat setempat yang memiliki pantangan untuk tidak membuat kegaduhan selama berlangsungnya suasana duka.

Meski demikian, langkah persuasif tetap dilakukan. Kapolsek Meliau bersama anggota mengumpulkan perangkat desa, para Kepala Wilayah (Kawil), tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk menyampaikan imbauan sekaligus membangun dukungan masyarakat terhadap upaya penertiban aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, jajaran Polsek Meliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta kelestarian lingkungan, khususnya kondisi Sungai Boyan yang menjadi salah satu sumber kehidupan masyarakat sekitar.

Setelah melakukan koordinasi, Kapolsek Meliau bersama anggota yang didampingi Kawil Riam Sembilo kemudian melakukan pengecekan terhadap lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas PETI.

Petugas selanjutnya menemukan dan melakukan penindakan terhadap satu set peralatan PETI yang berada di aliran Sungai Boyan, tepatnya di wilayah Dusun Lubuk Piling, Desa Kuala Rosan.

Peralatan yang ditemukan tersebut kemudian dikemas dan dibawa ke Polsek Meliau untuk diamankan sebagai bagian dari langkah penertiban terhadap aktivitas pertambangan emas tanpa izin.

Kapolsek Meliau IPTU Supar menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait masih adanya aktivitas PETI di sepanjang aliran Sungai Boyan.

Selain melakukan penindakan, Polsek Meliau juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat dan tokoh adat. Sinergi tersebut dinilai penting agar upaya penertiban dapat berjalan efektif serta mendapat dukungan masyarakat.

Polsek Meliau juga akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah Sungai Boyan. Dalam kurun waktu sekitar dua minggu ke depan, jajaran Polsek Meliau bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat akan mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan dan penertiban agar aktivitas PETI tidak kembali berlangsung.

Upaya tersebut sekaligus sebagai bentuk respons Polri terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan Sungai Boyan tetap terjaga dan terbebas dari aktivitas pertambangan tanpa izin.

Sebelumnya, adanya aktivitas PETI di kawasan tersebut menjadi perhatian masyarakat. Apabila aktivitas serupa masih ditemukan, masyarakat yang tergabung dalam kelompok yang mengatasnamakan Masa Anti PETI berpotensi kembali mempertanyakan langkah dan upaya penertiban yang telah dilakukan aparat kepolisian.

Karena itu, jajaran Polsek Meliau bersama perangkat desa, tokoh adat dan tokoh masyarakat terus membangun komunikasi serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan aktivitas PETI.

Kegiatan penertiban berakhir sekitar pukul 17.45 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat berlangsung aman, kondusif dan terkendali.

Polsek Meliau memastikan upaya pemantauan dan penertiban akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan wilayah sekaligus merespons keluhan masyarakat terkait aktivitas PETI di aliran Sungai Boyan.( Per )

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *