Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Polres Bengkayang Gelar Apel Ops Aman Nusa II Karhutla Kapuas 2026 Dua Lokasi

Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Polres Bengkayang Gelar Apel Ops Aman Nusa II Karhutla Kapuas 2026 Dua Lokasi
Spread the love

Bengkayang, AksaraPost.co.id– Polres Bengkayang Polda Kalbar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Kontingensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas 2026”, Kamis (27/8/2026) pagi.

Apel digelar serentak di dua lokasi berbeda, yakni di halaman Polsek Sungai Raya yang dipimpin langsung Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., serta di halaman Mapolres Bengkayang yang dipimpin Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal bersama Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto, S.I.P.

Di halaman Polsek Sungai Raya, apel diikuti satu peleton BKO Brimob, satu peleton Dalmas, serta satu peleton gabungan staf Polsek Sungai Raya. Kegiatan turut dihadiri sejumlah Kapolsek jajaran, pemerintah kecamatan, Kepala Desa Sungai Duri, personel Koramil 1209/03, Satpol PP dan pemadam kebakaran.

Sementara di Mapolres Bengkayang, apel melibatkan unsur TNI AD, TNI AU, Polri, BPBD dan Damkar. Hadir pula PJU Polres Bengkayang serta Kapolsek jajaran.

Dalam apel di Polsek Sungai Raya, Kapolres Bengkayang membacakan amanat Kapolda Kalimantan Barat yang menegaskan bahwa Operasi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas 2026” merupakan bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.

Operasi tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan personel Polda Kalbar, Polres jajaran, BKO Korps Brimob dan Bareskrim, serta Tim Edukasi.

Secara keseluruhan, operasi melibatkan 112 personel Polda Kalbar, 228 personel Polres/TA jajaran, 304 personel BKO Korps Brimob dan Bareskrim, serta 110 personel Tim Edukasi.

Dalam amanat tersebut, seluruh satgas diarahkan untuk aktif melakukan patroli terpadu dan ground checking terhadap setiap titik api yang terdeteksi.

Setiap titik api harus segera diverifikasi di lapangan, dilanjutkan dengan pemadaman, pendinginan dan pembasahan hingga api benar-benar padam.

“Perkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait. Tingkatkan pula komunikasi dengan masyarakat dan perusahaan dalam upaya pencegahan karhutla,” demikian salah satu penekanan dalam amanat Kapolda Kalbar.

Tim Edukasi juga diminta memberikan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami, terutama mengenai dampak karhutla terhadap kesehatan, keselamatan, aktivitas masyarakat, perekonomian dan lingkungan.

Peran Bhabinkamtibmas turut dimaksimalkan untuk menyampaikan edukasi sesuai karakteristik masyarakat di wilayah masing-masing.

Selain mengedepankan pencegahan dan respons cepat, seluruh personel yang terlibat dalam operasi diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri dan rekan selama melaksanakan tugas.

Pelaksanaan dua apel secara serentak tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Bengkayang bersama seluruh unsur terkait untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

Melalui Operasi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas 2026”, penanganan karhutla dilakukan secara terpadu mulai dari deteksi dini, patroli, ground checking, pemadaman, pendinginan, edukasi masyarakat hingga penegakan hukum.

Dengan sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, Damkar dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla di Kabupaten Bengkayang dapat dicegah dan ditangani secara cepat sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.(Lis/Kur)

Publis : Per

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *