SANGGAU –Aksarapost.co.id, Setelah dua hari dilakukan pencarian, korban tenggelam di Sungai Kapuas akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Senin (29/6/2026).
Korban diketahui bernama Lorensius Oskar (40), warga Dusun Sungai Kodang, Desa Sungai Alai, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.
Kapolsek Tayan Hilir IPTU DR. Kusdarwanto .,S.H., M.H. ,menjelaskan, sekitar pukul 08.40 WIB pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya sesosok mayat yang mengapung di perairan Sungai Kapuas, tepatnya di Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir.
Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Tayan Hilir segera menuju lokasi bersama relawan untuk melakukan evakuasi. Jenazah kemudian diamankan di sekitar ujung Pulau Tayan Utara sebelum dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
Kepala Desa Pedalaman bersama tim relawan langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Sungai Alai guna memastikan identitas korban. Selanjutnya, koordinasi juga dilakukan dengan tim BPBD Kabupaten Sanggau serta Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pontianak untuk proses penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 11.30 WIB, tim BPBD Kabupaten Sanggau, Basarnas Pontianak, serta istri korban tiba di Pulau Tayan Utara. Setelah identitas korban dipastikan, jenazah dievakuasi menuju Puskesmas Tayan Hilir untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Korban dipastikan merupakan warga yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas pada Sabtu (27/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB saat korban menyeberangi Sungai Kapuas menggunakan motor tambang dari Dusun Sungai Tapang menuju Desa Penyalimau. Saat perahu hampir tiba di dermaga, atau sekitar 50 meter sebelum bersandar, korban diduga mengalami kejang hingga terjatuh ke sungai dan langsung tenggelam.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan upaya pencarian, namun korban tidak berhasil ditemukan hingga akhirnya operasi pencarian melibatkan unsur BPBD, Basarnas, aparat kepolisian, relawan, serta masyarakat.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai prosesi yang berlaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat menggunakan transportasi air di Sungai Kapuas, terutama bagi warga yang memiliki riwayat gangguan kesehatan, sehingga kejadian serupa dapat dihindari.( Per )
Publis : Per

