Bengkayang, AksaraPost.co.id – Tim Satgas Penyuluhan Perwira Menengah TNI dari Peserta Didik Sesko TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan di Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 10.30 WIB sampai 20.30 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Satgas Penyuluhan Mabes TNI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait isu-isu strategis, khususnya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kehadiran Tim Satgas Penyuluhan Pamen TNI
dipimpin oleh 7 orang Perwira Menengah TNI dari berbagai matra yaitu
Kolonel Inf Herbert Andi Amino Sinaga, S.I.P, Kolonel Kav Joko Sunarto,S.Sos., M.Han, Kolonel Laut (P) Sayid Hasan, CRMP, Kolonel Laut (S) Alit Teguh Santoso, S.T.,M.Tr.Hanla., M.M, Kolonel Laut (P) Hananto Dwi P., S.T., M.M, Kolonel Pnb Firmandes Pasaribu, S.T, M.Han, Kolonel Pnb Pontianus Agung Hendarto, S.T, M.I.Pol.
Selain itu beberapa Rlrangkaian kegiatan lainnya yaitu : Audiensi dengan Pemerintah Daerah Pukul 10.30 – 12.00 WIB, Tim diterima oleh Bupati Bengkayang c Sebastianus Darwis, S.E., M.M. dan Wakil Bupati Bengkayang Drs.H.Syamsul Rizal, didampingi Katim Penyuluhan Mabes TNI Brigjen TNI Syamsir, S.H., M.H. dan Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda, S.H.,M.Sc. di Ruang Kerja Wakil Bupati Bengkayang.
Setelah Ishoma Pukul 12.15 WIB dilanjutkan dengan Penyuluhan dengan Tokoh Agama Pukul 14.00 WIB, Tim melaksanakan penyuluhan bersama Pastor R.D. Anton Silvinus beserta Staf Sekretariat.
Kemudian acara Makan Malam
Pada Pukul 18.00 WIB di RM Cak Amin Lamongan Bengkayang selanjutnya Istirahat Malam mulai pukul 20.30 WIB di Hotel Lala Golden Bengkayang, Jl. Basuki Rachmat, Kel. Bumi Amas, Kec.Bengkayang.
Pada kesempatan tersebut Katim Penyuluhan Mabes TNI Brigjen TNI Syamsir, S.H., M.H menyatakan Tujuan Kegiatan
Penyuluhan ini untuk Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, perekonomian dan kehidupan sosial.
‘Kemudian Meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, khususnya untuk kegiatan pertanian dan perkebunan.
Selanjutnya Mendorong peran aktif masyarakat untuk mencegah, mendeteksi dan melaporkan secara dini jika ditemukan titik api atau indikasi Karhutla.
Membangun sinergi antara masyarakat, TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutlanserta Meningkatkan kewaspadaan*l terhadap kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain itu tentunya agar mewujudkan Kabupaten Bengkayang yang aman, kondusif serta bebas dari ancaman Karhutla, demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, TNI berharap masyarakat Kabupaten Bengkayang semakin peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.(Lis/Kur)
Publos : Per

